Ide Membangun UNUSAUNUSA di Era Digital: Kampus Relevan, Mahasiswa Siap Hadapi Zaman
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) adalah salah satu perguruan tinggi yang membawa misi besar: mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, unggul dalam keterampilan, serta kokoh dalam nilai-nilai keislaman. Namun, di tengah perkembangan dunia pendidikan yang begitu cepat, UNUSA perlu terus berbenah agar mampu bersaing di level nasional maupun global. Dua hal penting yang dapat menjadi titik awal pembangunan UNUSA ke arah yang lebih unggul adalah: pengembangan sistem kegiatan belajar mengajar (KBM) yang efektif dan penguatan budaya intelektual untuk mendukung peningkatan akreditasi institusi.
Di era digital seperti saat ini, teknologi di UNUSA pun semakin canggih. Hal ini menjadi peluang besar untuk mendorong sistem KBM yang lebih adaptif dan interaktif. Pembelajaran tidak lagi cukup hanya mengandalkan metode ceramah tradisional. UNUSA harus bertransformasi menuju model pembelajaran aktif seperti blended learning, project-based learning, dan flipped classroom, dengan dukungan teknologi seperti Learning Management System (LMS), video conference interaktif, dan konten multimedia. Teknologi ini membuat proses belajar lebih fleksibel, menarik, dan sesuai dengan gaya belajar generasi digital saat ini.
Selain itu, UNUSA perlu membangun ekosistem akademik yang mendorong produktivitas riset, publikasi ilmiah, serta keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam forum akademik nasional maupun internasional. Langkah-langkah seperti insentif penelitian, pendampingan penulisan jurnal, dan kolaborasi antar program studi akan memperkuat posisi UNUSA dalam penilaian akreditasi nasional (BAN-PT) dan membuka peluang rekognisi internasional.
Transformasi pendidikan di UNUSA tidak bisa dilakukan setengah-setengah. Harus ada sinergi antara KBM yang inovatif, penguatan intelektual, dan pemanfaatan teknologi digital. Ketiganya menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas institusi sekaligus daya saing lulusan.
Baca blog teman saya : Achmad Reyvalga Dirly Martdiyansyah

Komentar
Posting Komentar